Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Antara IP Public dan IP Private

A. Pengetahuan Umum :

Network atau Jaringan dalam bidang komputasi dapat diasumsikan dengan saling terhubungnya dua komputer atau lebih dengan media transmisi/komunikasi dan menggunakan aturan standardisasi yang berlaku sehingga komputer-komputer tersebut dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi.

Tujuan utama pembuatan suatu jaringan adalah agar suatu komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain. Namun dengan semakin majunya teknologi maka semakin beragam pula jenis OS, aplikasi dan lain sebagainya yang dimiliki oleh suatu komputer, sehingga untuk melakukan komunikasi tersebut menjadi “sedikit” mustahil. Hal ini dapat diasumsikan dengan banyak orang dari berbagai negara, dengan bahasa yang berbeda-beda namun memiliki kepentingan yang sama, sehingga solusi terbaik yakni menyamakan bahasa atau lebih tepatnya membuat standardisasi bahasa untuk berkomunikasi. Dalam dunia Jaringan Komputer, standardisasi komunikasi itu berupa TCP/IP yang merupakan singkatan dari Transmision Control Protocol / Internet Protocol

B. Pembahasan Praktikum : IP Addressing

Bagian 1 : Pengenalan IPv4 dan IPv6 serta IP Private & Public

Ada 2 jenis IP Address yang ada sekarang, yakni ip address versi 4 (IPv4) yang sejak dulu menjadi standar baku pengalamatan dan versi 6 (IPv6) yang merupakan calon pengganti versi terdahulu. Dibuatnya versi penerus disebabkan karena alokasi pengalamatan yang disediakan IPv4 sudah hampir habis, apabila seluruh alamat yang disediakan oleh IPv4 telah terpakai, maka jaringan diseluruh dunia bisa terganggu. Untuk itu, selagi menunggu selesainya proses “pematangan” IPv6, dibuatlah pembagian IP Private & IP Public.

Perbedaan IP Private & Public :

- IP Private hanya bersifat lokal & tidak bisa digunakan untuk mengakses internet & penggunaannya bebas.

- IP Public bersifat worlwide, bisa digunakan untuk mengakses internet namun penggunaan atau konfigurasinya tidak bebas (ada yang mengatur).

Perbedaan IPv4 & IPv6 :

- IPv4 = 2 [pangkat] 5 = 32 bit, dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing berisi 8 bit & hanya berisi bilangan biner.

- IPv6 = 2 [pangkat] 7 = 128 bit, dibagi menjadi X kelompok masing-masing berisi X bit & berisi bilangan hexadesimal.

Pertanyaan Praktikum 1

[tanya] Apa itu bit ?

[jawab] Binary Digit, terdiri dari 2 bilangan, yakni angka 0 dan 1.

Pengalamatan IPv4 yakni dengan membagi 32 bit menjadi 4 kelompok, sehingga tiap kelompok berisi 8 bit

nilai desimal IP minimal = 0 (0000 0000) & maksimal = 255 (1111 1111)

Jumlah IP maksimal adalah 256 host, dengan range IP = 0 – 255

note: kenapa hanya 0 – 255, karena perhitungan dimulai dari angka 0

Bagian 2 : Pembahasan IPv4

IP Address dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A – E, namun yang hanya digunakan adalah kelas A, B & C karena kelas D & E digunakan untuk keperluan khusus.

Cara mudah membedakan kelas A, B & C :

1. Kelas A –> kelompok pertama dimulai dari 0000 0000 (0) –> range IP 0 – 127 dan memiliki host maksimum sebanyak 16.777.214

2. Kelas B –> kelompok pertama dimulai dari 1000 0000 (128) –> range IP 128 – 191 dan memiliki host maksimum sebanyak 65.534

3. Kelas C –> kelompok pertama dimulai dari 1100 0000 (192) –> range IP 192 – 223 dan memiliki host maksimum sebanyak 254

note: IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203

Tiap kelas memiliki 1 slot yang berfungsi sebagai IP Private :

1. Kelas A –> IP 10.x.x.x

2. Kelas B –> IP 172.16.x.x sampai 172.30.x.x

3. Kelas C –> IP 192.168.x.x

IP 127.0.0.1 juga tidak boleh digunakan sebagai IP Public karena berfungsi untuk Local Loop atau Local Host

Lembaga yang mengatur / menyediakan IP Public adalah IANA, singkatan dari Internet Authorized Numbering Association

Bagian 3 : Pembahasan Network ID & Host ID

Network ID atau NID menunjukkankan alamat dari jaringannya.

Host ID atau HID menunjukkan jumlah dari host yang ada.

Keduanya tidak dapat dipisahkan, jika diasumsikan dengan kehidupan sehari-hari, NID merupakan nama jalan & HID merupakan No Rumah.

Cara cepat mengetahui NID & HID suatu alamat IP :

1. Jika IP Kelas A –> Lihat nilai kelompok pertama

2. Jika IP Kelas B –> Lihat nilai kelompok pertama & kedua

3. Jika IP Kelas C –> Lihat nilai kelompok pertama, kedua & ketiga

note: HID merupakan “sisa” NID

contoh :

[soal 1]

IP Addr 10.11.200.17

[jawab]

- IP merupakan kelompok kelas A

- NID merupakan nilai kelompok alamat pertama, yaitu 10.0.0.0

- HID 11.200.17

[soal 2]

IP Addr 156.20.14.70

[jawab]

- IP merupakan kelompok kelas B

- NID merupakan nilai kelompok alamat pertama & kedua, yaitu 156.20.0.0

- HID 14.70

Pertanyaan Praktikum 2

[soal] IP 202.95.158.19 –> Kelas C dengan NID = 202.95.0.0 dan HID = 158.19

[tanya] apa soal tersebut benar?

[jawab 1] Benar, jika ada parameter Netmask = 255.255.0.0

[jawab 2] Salah, seharusnya NID = 202.95.158.0 dan HID = 19

Pertanyaan Praktikum 3

[tanya] berapa range HID IP Addr 192.168.1.0?

[jawab] range 192.168.1.1 sampai 192.168.1.255

Bagian 4 : Pembahasan Subnet Mask dan Broadcast

Range IP yakni dari 0 sampai 255 = 256 buah, tapi yang dapat digunakan sebagai host hanya 254 buah, ini karena IP terkecil digunakan sebagai alamat Network dan IP terbesar digunakan sebagai alamat Broadcast.

Broadcast dapat diasumsikan sebagai alamat universal yang digunakan dalam suatu lingkungan tertentu untuk dapat saling berkomunikasi

Sedangkan Subnet Mask atau dapat juga disebut dengan Net Mask digunakan untuk membuat suatu jaringan menajadi lebih tertata.

Secara default Netmask yang ada :

1. Kelas A –> 255.0.0.0

2. Kelas B –> 255.255.0.0

3. Kelas C –> 255.255.255.0

note: netmask dapat juga diartikan sebagai penanda jaringan

Subnet juga dapat digunakan untuk menentukan jumlah host suatu jaringan, contohnya jika IP Address = 192.168.1.0 yang merupakan IP Kelas C, memiliki Subnet Mask 255.255.255.0, maka IP Address ini memiliki range IP sebanyak 254 host yang artinya jaringan ini dapat menampung 254 komputer yang saling terhubung. Jika kita menginginkan jaringan yang hanya mampu menampung host secara terbatas, maka kita harus memodifikasi Subnet Mask IP tersebut. Caranya yakni dengan mengubah nilai kelompok ke-4 Subnet Mask.

Berikut data Host Subnet Mask :

- 0000 0000 = 0 = 256-0 = 256 IP = 254 Host

- 1000 0000 = 128 = 256-128 = 128 IP = 126 Host

- 1100 0000 = 192 = 256-192 = 64 IP = 62 Host

- 1110 0000 = 224 = 256-224 = 32 IP = 30 Host

- 1111 0000 = 240 = 256-240 = 16 IP = 14 Host

- 1111 1000 = 248 = 256-248 = 8 IP = 6 Host

- 1111 1100 = 252 = 256-252 = 4 IP = 2 Host

- 1111 1110 = 254 = 256-254 = 2 IP = 0 Host

- 1111 1111 = 255 = 256-255 = 1 IP = -1 Host

Kelompok angka 254 & 255 tidak valid karena hanya memiliki 0 dan -1 host

Berdasarkan data diatas, maka Jika IP 192.168.1.0 hanya ingin berhubungan dengan 1 komputer saja, maka Subnet Mask yang harus digunakan yakni 255.255.255.252

C. LATIHAN

No 1. Soal : IP 192.168.11.0 ; Subnet 255.255.255.0 dibagi menjadi 4

Tanya : Berapa Host masing-masing Jaringan & Netmasknya ?

Jawab :

- Range IP Host = 192.168.11.1 sampai 192.168.11.62 dengan NID = 192.168.11.0 & Broadcast = 192.168.11.63

- Range IP Host = 192.168.11.65 sampai 192.168.11.126 dengan NID = 192.168.11.64 & Broadcast = 192.168.11.127

- Range IP Host = 192.168.11.129 sampai 192.168.11.190 dengan NID = 192.168.11.128 & Broadcast = 192.168.11.191

- Range IP Host = 192.168.11.193 sampai 192.168.11.254 dengan NID = 192.168.11.192 & Broadcast = 192.168.11.255

Subnet Mask = 255.255.255.192

No 2. Berapa range untuk IP 172.16.14.0 dengan Net Mask 255.255.255.224

Equation 2007

1. Klik Insert terus Object
Equiation

2. Pada menu tab Create New cari Microsoft Equation 3.0, terus klik 2 kali disitu
Equation

Teknologi Layar AMOLED

Beberapa produk elektronik layar datar tengah gencar meluncurkan produk baru menggunakan teknologi AMOLED. Sebenarnya apakah dan bagaimanakah AMOLED itu hingga dianggap bakal segera menggantikan teknologi TFT LCD, yang selama ini telah disematkan pada banyak perangkat?
AMOLED adalah singkatan dari Active-Matrix Organic Light-Emitting Diode, dimana merupakan teknologi layar yang belum lama ini diluncurkan pada perangkat bergerak seperti ponsel.
Teknologi layar AMOLED ekstra tipis dan tidak membutuhkan cahaya latar, yang mengacu pada teknologi yang mampu mengatur besaran piksel dengan konsumsi daya lebih rendah meski berukuran besar sekalipun.

Penjelasan Teknis
Layar AMOLED memiliki beberapa lapisan yang terpisah untuk mengendalikan tampilan yaitu lapisan kutub positif (Anode layer), lapisan organic tengah (middle organic layer), lapisan kutub negative (cathode layer) dan lapisan bawah yang berisi untaian (circuitry).
Layar AMOLED juga terdiri dari piksel-piksel OLED yang ditempatkan atau diintegrasikan ke transistor film yang kecil (Thin Film Transistor/TFT) untuk membentuk matrik piksel yang menyinari cahaya saat aktivasi elektrik, yang mana berfungsi sebagai pengontrol setiap piksel yang ditampilkan. Susunan TFT secara terus menerus mengontrol aliran piksel-piksel yang ditampilkan, memberi sinyal ke tiap piksel seberapa cerah harus memendar.

Perbedaan Di antara Virus , Worm dan Trojan

Banyak orang menyamakan Worm, Trojan Horse sama dengan Virus atau istilah lain dari virus, Tetapi itu salah, yang sama cuma satu bahwa Virus, Trojan, Worm merupakan program pengacau pada sistem komputer.


Virus biasanya disertakan pada program atau file, file inilah yang membantu penyebaran virus dari komputer ke komputer dan menginfeksinya. Virus komputer ini memiliki tingkat bahaya yang beragam, yang seperti kita ketahui diantaranya virus dapat merosakkan software, hardware maupun data-data anda. Sungguh menyusohkang jika komputer kita terkena virus bukan?


Hampir semua virus menyertakan dirinya pada file EXEcutable, artinya virus senang saja sudah berada dikomputer kamu, tapi baru dapat berjalan ketika kamu menjalankan/membuka program yang sudah terinfeksi virus tersebut. Virus tidak boleh merebak tanpa bantuan user, maksudnya virus biasanya menyebarkan dirinya ketika pertukaran file yang telah terinfeksi ataupun mengirim e mail dengan attachment emailnya yang berisi virus.


Kalau worm secara rekaannya sama dengan virus. Tetapi bedanya worm ini merebak dari komputer ke komputer lain meskipun tanpa bantuan user sebagai pengguna komputer. Worm memanfaatkan file atau skrip transportasi informasi sistem komputer yang memungkinkan berpindah tanpa bantuan user. Perkara yg paling mengerikan dari kemampuan worm ini adalah mampu menduplikasi dirinya sendiri. Contohnya Worm mampu mengirimkan duplikasinya keseluruh user yang terdaftar pada address book e-mail sistem yang telah terinfeksi tersebut. Setelah berhasil, worm kembali menduplikasi dirinya sendiri dan mengirim lagi satu copy ke setiap user yang ada di address book komputer yang baru saja diserang dan seterusnya.


Berbeda dengan trojan horse. Program ini nampak seperti software biasa. Setelah di install atau dijalankan, program tersebut boleh merosakkan sistem. Ketika Trojan sudah aktif, efek yang ditimbulkan pelbagai, ada yang merubah penampilan desktop, icon sampai menghapus file tertentu didalam sistem komputer kamu. Trojan juga dapat membuat backdoor pada komputer yang terinfeksi yang membuat user lain memiliki akses pada komputer tersebut. Tidak seperti virus dan worm, trojan tidak memproduksi dirinya sendiri.

Android


Telepon pintar sudah tidak asing lagi bagi pengguna telepon seluler, Telepon pintar (smartphone) adalah telepon genggam yang mempunyai kemampuan tingkat tinggi, terkadang dengan fungsi yang menyerupai komputer. Belum ada standar pabrik yang menentukan definisi telepon pintar. Bagi beberapa orang, telepon pintar merupakan telepon yang bekerja menggunakan seluruh piranti lunak sistem operasi yang menyediakan hubungan standar dan mendasar bagi pengembang aplikasi. Bagi yang lainnya, telepon pintar hanyalah merupakan sebuah telepon yang menyajikan fitur canggih seperti surel (surat elektronik), internet dan kemampuan membaca buku elektronik (e-book) atau terdapat papan ketik (baik built-in maupun eksternal) dan konektor VGA. Dengan kata lain, telepon pintar merupakan komputer mini yang mempunyai kapabilitas sebuah telepon.

Pertumbuhan permintaan akan alat canggih yang mudah dibawa kemana-mana membuat kemajuan besar dalam prosesor, memori, layar dan sistem operasi yang diluar dari jalur telepon genggam sejak beberapa tahun ini.

Judul di atas akan mengupas penggunaan sistem operasi Android pada telepon pintar atau sering disebut Smartphone.


Sistem Operasi

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun 2014)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh.

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.


Sistem Operasi Android

Android adalah software untuk perangkat mobile yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi kunci. Pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Serangkaian aplikasi inti Android antara lain klien email, program SMS, kalender, peta, browser, kontak, dan lain-lain.

Dengan menyediakan sebuah platform pengembangan yang terbuka, pengembang Android menawarkan kemampuan untuk membangun aplikasi yang sangat kaya dan inovatif. Pengembang bebas untuk mengambil keuntungan dari perangkat keras, akses informasi lokasi, menjalankan background services, mengatur alarm, tambahkan pemberitahuan ke status bar, dan banyak lagi.

Android bergantung pada versi Linux 2.6 untuk layanan sistem inti seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, network stack, dan model driver. Kernel juga bertindak sebagai lapisan abstraksi antara hardware dan seluruh software stack.


Sejarah Sistem Operasi Android

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).


2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.


Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.


Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.


Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.


Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.


Telepon Pintar (Smartphone)

Belum ada kesepakatan dalam industri ini mengenai apa yang membuat telepon menjadi “pintar”, dan pengertian dari telepon pintar itu pun berubah mengikuti waktu. Menurut David Wood, Wakil Presiden Eksekutif PT Symbian OS, “Telepon pintar dapat dibedakan dengan telepon genggam biasa dengan dua cara fundamental: bagaimana mereka dibuat dan apa yang mereka bisa lakukan.” Pengertian lainnya memberikan penekanan berbedaan dari dua faktor ini.

Kebanyakan alat yang dikategorikan sebagai telepon pintar menggunakan sistem operasi yang berbeda. Dalam hal fitur, kebanyakan telepon pintar mendukung sepenuhnya fasilitas surel dengan fungsi pengatur personal yang lengkap. Fungsi lainnya dapat menyertakan miniatur papan ketik QWERTY, layar sentuh atau D-pad, kamera, pengaturan daftar nama, penghitung kecepatan, navigasi piranti lunak dan keras, kemampuan membaca dokumen bisnis, pemutar musik, penjelajah foto dan melihat klip video, penjelajah internet, atau hanya sekedar akses aman untuk membuka surel perusahaan, seperti yang ditawarkan oleh BlackBerry. Fitur yang paling sering ditemukan dalam telepon pintar adalah kemampuannya menyimpan daftar nama sebanyak mungkin, tidak seperti telepon genggam biasa yang mempunyai batasan maksimum penyimpanan daftar nama.


Kesimpulan

Pemakaian sistem operasi Android pada smartphone pada saat ini banyak digunakan oleh perusahaan penghasil telepon seluler. Karena keunggulannya sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga banyak sekali aplikasi-aplikasi yang bisa diunduh oleh penggguna smartphone tanpa membayar biaya aplikasi tersebut. Diyakini smartphone yang menggunakan sistem operasi Android akan lebih murah harganya dibanding smartphone yang menggunakan sistem operasi yang berbayar.

Referensi :
http://www.android.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi
http://id.wikipedia.org/wiki/Telepon_pintar

sumber : http://www.ubaya.ac.id/ubaya/articles_detail/7/Android--Sistem-Operasi-pada-Smartphone.html

Netcut

Pernahkah anda merasa koneksi di wifi-hotspot anda lemot bahkan tidak jalan samasekali? Jangan buru-buru berkesimpulan koneksi ke ISP yang bermasalah, karena bisa jadi ada user nakal bin jahil yang berlaku curang menggunakan aplikasi pemutus koneksi dari client ke server.

Adalah Netcut, sebuah aplikasi yang seperti namanya yang memotong akses internet pada public/private WIFI hotspot, ataukah sebuah PC LAN workgroup dari client ke server atau sebaliknya. Program ini pada umumnya dipergunakan oleh pengguna jaringan yang ingin mengambil quota (jatah) bandwith untuk dipakai sendiri tanpa mau dishare kepada client yang lain.

Pencurian bandwith dengan memutuskan koneksi secara teoritis sangat manjur untuk meningkatkan kecepatan akses internet, misalnya sebuah jaringan mendapat jarah 100 Kb/s dan akan dibagi kepada 10 client maka masing-masing client akan memperoleh 10 Kb/s. Dengan Netcut, maka kita bisa memutuskan koneksi 9 client yang lain dan jatah 100 Kb/s akan menjadi milik kita.

Kejam bukan?….

Tidak heran, bila dibeberapa public WIFI hotspot yang pernah saya kunjungi sering saya dapati banyak yang mengeluh tidak bisa conect internet, atau lebih ekstrim lagi user yang perang netcut yang menyebabkan tidak ada satu pun user yang bisa online. Atau seperti pengalaman rekan blogger lain yang hampir terlibat kontak fisik gara-gara netcut sialan :mrgreen:

Penggunaan netcut cukup simpel, cukup memilih IP/Hostname/Mac Address client yang ingin diputuskan koneksinya dan mengklik cut off. User tersebut akan terputus koneksinya dari server sampai kita membebaskannya dari netcut dengan mengklik Resume atau mengganti IP address nya.

Program Netcut itu sendiri bisa didownload DISINI

Tips menangkal serangan Netcut:

* Jangan Pernah menggunakan Netcut. Sekali orang dirugikan akibat perbuatan anda, maka akan ada dendam. Peace gan!
* Rubah IP address anda apabila merasa dijahili dengan Netcut.
* Gunakan Anti Netcut (tetapi netcut selalu lebih maju dari anti netcut)
* Hidden komputer dari LAN pake XP antispy
* Install anti ARP (trial)
* Rubah MAC Address

arti dari "CMOS CHECKSUM ERROR"

satu ketika saat komputer gw di nyalain, tiba – tiba jreng muncul pesan “CMOS checksum error – Defaults Loaded. Press F1 to continue, F10 to enter setup”, halah masalah apa lagikah ini ?, mungkin sebagian Orang sudah tau masalah tersebut, tetapi masih ada sebagian yang belom tau apa masalahnya,kali in gw akan mencoba sharing bagaimanakah solusi nya, kalo begitu kita berangkat mang….

1. sebagian besar masalahnya itu terjadi pada kegagalan di BIOS nya yang disebabkan batere BIOS yang sudah lemah/abis, solusinya ganti batere BIOS nya yang model nya sama dengan batere jam, batere BIOS ini bisa di bilang sama dengan batere JAM yang harganya ga mahal paling sekitar 5.000 s.d 10.000.

2. Malasah kedua kemungkinan Power Supply yang meledak sehingga mengganggu sistem elektris, solusinya coba dengan mengganti power supply nya.

3. namun kalo masih belom sempat ubah/update ajah tanggal dan waktu yang terdapat di BIOS nya.

Semoga Membantu – Um4R.CoM